Apakah Mesias adalah Anak Daud? Ini hanyalah sebuah pertanyaan sederhana tapi sangat fundamental bagi tiga agama: Yahudi, Islam, dan Kristen. Mesias adalah sosok yang dikenal dalam tiga agama tersebut. Bagi agama Yahudi, Mesias adalah sosok yang dinantikan kedatangannya. Mesias merupakan utusan Tuhan yang berasal dari keturunan Daud yang akan membebaskan kaum Yahudi dari penderitaan dan membawanya pada kemenangan melawan bangsa-bangsa lain. Hingga saat ini kaum Yahudi di Negara Israel masih menantikan kedatangannya.
Bagi agama Kristen, Mesias itu sudal muncul 2000 tahun silam. Mesias itu dilahirkan sebagai Yesus anak Maria. Semua denominasi Kristen sepakat akan hal ini. Dan menjelang hari akhir, Yesus akan kembali datang untuk menghakimi orang-orang jahat.
Sedangkan dalam agama Islam, istilah Mesias dikenal dengan kata Al-Masih. Al-Masih yang dimaksud adalah Isa putra Maryam. Jadi antara Kristen dan Islam sepakat tentang sosok Mesias ini, namun berbeda dengan kalangan Yahudi yang menyatakan bahwa Mesias belum datang.
Lalu, kembali ke pertanyaan awal, apakah Mesias adalah Anak Daud? Untuk menjawab pertanyaan tersebut. Mari kita simak kutipan dari Alkitab berikut ini:
Ketika orang-orang Farisi sedang berkumpul, Yesus bertanya kepada
mereka, katanya: "Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?" Kata mereka kepadanya: "Anak Daud." Katanya kepada mereka: "Jika demikian, bagaimanakah Daud oleh pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya, ketika ia berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?" Tidak ada seorangpun yang dapat menjawabnya, dan sejak hari itu tidak ada seorangpun juga yang berani menanyakan sesuatu kepadanya.
(Injil Matius 22:41-46)
Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Bagaimana orang dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah Anak Daud? Sebab Daud sendiri berkata dalam kitab Mazmur: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu. Jadi Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?"
(Injil Lukas 20:41-44)
Pada suatu kali ketika Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berkata: "Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud? Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?" Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan penuh minat.
(Injil Markus 12:35-37)
Berdasarkan ketiga kutipan ayat di atas, sangatlah jelas bahwa Yesus membantah Mesias adalah Anak (Keturunan) Daud. Karena tidak mungkin seorang anak dipanggil tuan oleh ayahnya sendiri, ini adalah perbuatan tercela dan tidak pantas. Jadi Anak atau keturunan siapakah Mesias ini? Bahkan orang-orang Farisi dan Ahli-ahli Taurat pun tidak mampu menjawabnya. Alkitab pun tidak memuat jawaban dari pertanyaan ini. Sekarang mari kita bandingkan dengan kutipan dari Injil Barnabas berikut:
"... Yakobus menjawab: "Wahai Guru, katakanlah kepada kami kepada siapakah janji ini dibuat, karena orang-orang Yahudi
mengatakan 'dalam Ishak', dan orang Ismael mengatakan 'dalam
Ismael'"
Yesus menjawab: "Daud, anak siapakah dia?, dan dari
garis keturunan mana?"
Yakobus menjawab: "Tentu Ishak, karena Ishak adalah
ayah dari Yakub, dan Yakub adalah ayah dari Yehuda, dari garis keturunannya Daud berasal."
Lalu Yesus berkata: "Dan Utusan Tuhan itu ketika ia
akan datang, dari garis keturunan mana ia berasal?"
Para murid
menjawab: "Tentu Daud."
Kemudian
Yesus berkata: "Kamu membohongi
dirimu sendiri, karena Daud di dalam roh menyebutnya Tuan, dengan
mengatakan: 'Tuhan berkata kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku,
sampai
Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu. Tuhan akan mengirimkan
tongkatmu yang akan memiliki kekuasaan di tengah-tengah musuhmu. Jika Utusan Tuhan yang kamu sebut Mesias adalah anak Daud, bagaimana mungkin Daud memanggilnya Tuan? Percayalah kepadaku, karena sesungguhnya aku berkata kepadamu,
bahwa janji itu dibuat dalam Ismael, bukan dalam Ishak.?"
(Injil Barnabas, Pasal 43)
Jadi menurut Injil Barnabas Mesias yang selama ini ditunggu oleh orang-orang Yahudi ini berasal dari Keturunan Ismael. Siapakah dia? Tebak sendiri....
RH

No comments:
Post a Comment